Halo halo, kita kembali berbagi cerita dari Australia lagi, dan sekarang: cerita petualangan seorang lulusan Australia menjadi pengajar muda, dan resensi film Indonesia dari seorang mahasiswa Australia. Selamat membaca dan berkomentar!


— Tito & Sabrina, October 5th, 2011



Ditulis oleh Yuza on October 5th, 2011

Selamat pagi sobat Rantang, dimanapun berada!

Salam hangat dari Indonesia! Ya, Indonesia. Alhamdulillah, setelah tiga tahun belajar untuk mendapatkan gelar Bachelor of Arts dibidang Media Communications dan Political Science, akhirnya saya harus berpisah dengan kota Melbourne yang menawan dan kembali hidup di Jakarta. Hiks hiks hiks… *sobs*

Eh, tapi jangan ikut menangis ya sobat Rantang! Karena, walaupun saya berada di Indonesia, saya akan terus menulis di Rantang secara rutin. Utamanya, mengenai hal-hal yang berhubungan erat dengan Australia, yang ada di Indonesia. Mulai dari kehadiran budaya ‘footy’ di Jakarta, sampai ke lika-liku kehidupan orang Australia di tanah air kita akan saya bahas tuntas sampai ke sambalnya tanpa bersisa!

Nah, pada rantangan kali ini saya ingin menyajikan sebuah kisah inspiratif yang patut banget untuk disimak: Kisah perjalanan karir seorang Duddy Abdullah, pemuda Indonesia pertama yang memilih untuk langsung mengabdi sebagai seorang guru SD selama satu tahun setelah lulus dengan dua gelar Bachelor sekaligus! dari Melbourne University.

Baca terus…



Ditulis di: Gorengan: Cepat Tapi Nikmat
9 komentar | Have your say »




Ditulis oleh Tito on September 12th, 2011

Untuk mempromosikan pengajaran Bahasa Indonesia di Australia, dan juga memberi kesempatan bagi mahasiswa-mahasiswa yang belajar bahasa Indonesia untuk berbagi cerita, Rantang dan University of Melbourne melakukan kerja sama, di mana mahasiswa yang belajar Bahasa Indonesia bekerja dengan wartawan Radio Australia untuk menulis tentang topik-topik hangat di Indonesia. Dan tulisan pertama dari proyek ini ditulis oleh Amber Tratter, mahasiswa tingkat dua, mengulas film ‘?’ yang diputar di Festival Film Indonesia baru-baru ini di Melbourne. Selamat menikmati, dan silakan memberi komentar bagi tulisan Mbak Amber ini!

Amber Tratter

Menjelajahi berbagai karakter Indonesia melalui ‘Tanda Tanya’

Oleh: Amber Tratter

Wah! Bagus! Hebat! Itulah ekspresi saya saat baru  saja  selesai menonton film sangat inspiratif, Tanda Tanya. Tanda Tanya bercerita tentang perbedaan  keyakinan dari tiga agama. Agama yang disoroti adalah agama yang dianut kebanyakan penduduk di Indonesia, seperti  Islam, Katolik dan Budha. Pembuatan Film dilakukan di Semarang, Jawa Tengah, di mana penduduknya menganut  beragam agama dalam satu tempat.

Pada awal film, saya sedikit bingung dengan cerita. Ada sangat banyak tokoh sehingga saya tidak ingat siapa adalah siapa?! Walaupun, di film tengah saya mulai mengerti semua  peran dan aku menjadi sangat tertarik karena kejujuran yang ditonjolkan dalam film ini. Perasaan yang tulus  terasa dalam keseluruhan film ini juga  mengangkat keadaan yang  seperti kenyataan.

Ada tiga cerita utama dalam Baca terus…



Ditulis di: Gorengan: Cepat Tapi Nikmat
2 komentar | Have your say »




Ditulis oleh Tito on September 2nd, 2011

Yang membuat saya kagum dan sedikit khawatir ketika melihat foto-foto ini adalah: sekarang, tampaknya kamera sudah menjadi bagian dari tubuh manusia. Dalam bentuk telepon, kamera saku, sampai SLR dengan lensa raksasa, setiap orang mengambil setiap saat-saat menarik dalam hidupnya. Saya kagum, karena, sebagai fotografer, ini membuat saya bahagia. Bayangkan betapa banyak jutaan rekaman visual kehidupan kita yang direkam setiap saatnya di dunia ini; setiap saat yang menyimpan jutaan cerita dan emosi.

Tapi saya juga khawatir. Karena, seperti banyak orang modern kini mulai menganggap musik sebagai sekadar hiburan latar belakang karena begitu banyaknya musik yang kita dengar setiap hari, apakah sekarang fotografi juga mulai mengalami kelunturan arti?

Tapi yang jelas, Idul Fitri di Melbourne, walaupun tidak semeriah di kota-kota dengan budaya Islam, tidak luntur artinya bagi yang melakukan shalat Ied di Flagstaff Gardens di pusat kota Melbourne ini. Semua foto diambil oleh Hanh Tran dari Radio Australia (thanks Hanh!). Baca terus…



Ditulis di: Tongkrongan
Belum ada komentar | Have your say »




Ditulis oleh Yuza on August 31st, 2011

John Brumby, mantan menteri besar (premier) negara bagian Victoria

“Saya pernah berkeliling Indonesia sebagai backpacker. Naik angkutan umum dari Bali, berjalan menyusuri pulau Jawa, menyeberang ke Sumatera, lalu melanjutkan perjalanan ke Singapura. Perjalanan itu saya lakukan saat saya baru selesai kuliah” ujar The Hon John Brumby, mantan Premier Victoria pada acara resepsi 17 Agustus yang ia adakan di kantornya tahun 2009 lalu.

Brumby bukan politisi Australia pertama dan terakhir yang memukau saya dengan pengetahuannya akan Indonesia. Mantan Menteri Luar Negeri Australia, Gareth Evans, yang sekarang sedang menjadi dosen tamu di Melbourne University juga pernah memiliki dan menceritakan pengalaman serupa.

Sayangnya, kisah-kisah seperti yang dimiliki oleh pak Brumby dan pak Evans merupakan hal yang langka di kalangan politisi Australia pada umumnya.

Baca terus…



Ditulis di: Gorengan: Cepat Tapi Nikmat
2 komentar | Have your say »




Ditulis oleh Tito on August 25th, 2011

Pukul 11 kemarin, seluruh ABC menghentikan kegiatan selama satu menit. Kecuali mereka yang harus melakukan siaran, semua berdiri dan mengingat empat nama: Paul Lockyear, Gary Ticehurst, John Bean, dan Ian Carroll.

Keempat kru ABC tersebut meninggal dalam satu minggu terakhir Baca terus…



Ditulis di: Gorengan: Cepat Tapi Nikmat
Belum ada komentar | Have your say »



Selamat datang di Rantang dari Australia! Di sini, anda bisa mengikuti petualangan para juru masak kami yang berkeliling ke empat penjuru mata angin Australia untuk mencari dan meramu bahan-bahan yang unik menjadi berbagai cerita fantastik dan menarik.



Belajar gratis Bahasa Inggris - Learn English for free - audio, salinan, dan catatan pelajaran